Jangan Asal Murah! Ini Cara Memilih Pompa Sumur Bor Minyak yang Baik dan Benar
Dalam memilih pompa sumur bor minyak, banyak orang tergoda harga murah tanpa memperhatikan kebutuhan teknis di lapangan. Padahal, kesalahan memilih pompa akan berdampak pada kerusakan peralatan, boros listrik, hingga gagalnya produksi. Berikut adalah cara memilih pompa sumur bor minyak yang benar agar investasi Anda aman dan menghasilkan performa maksimal.
1. Cek Ukuran Casing Sumur
Langkah pertama yang sering diabaikan adalah mengecek ukuran casing sumur.
Diameter casing menentukan jenis dan ukuran pompa submersible yang bisa masuk ke dalam sumur.
- Diameter 4 inch
- Diameter 6 inch
- Diameter 8 inch
- Custom untuk sumur industri minyak
Jika ukuran pompa lebih besar dari casing, pompa tidak akan bisa turun.
Jika terlalu kecil, performanya tidak optimal.
2. Sesuaikan Dengan Output Pipa
Output pipa menentukan tekanan dan volume fluida yang akan diangkat.
Kesalahan memilih ukuran output dapat mengakibatkan:
- Tekanan naik terlalu tinggi
- Debit turun
- Motor pompa cepat panas
- Kinerja sistem tidak stabil
Pastikan ukuran pipa sejalan dengan kapasitas pompa submersible yang dipilih.
3. Perhatikan Kedalaman Sumur
Kedalaman sumur adalah faktor utama dalam menentukan daya dan tipe pompa.
- Sumur 50–300 meter → pompa standard
- Sumur 300–800 meter → pompa medium-duty
- Sumur 800–1500+ meter → pompa heavy duty (ESP industri minyak)
Semakin dalam sumur, semakin besar daya dan tekanan yang dibutuhkan.
Mengabaikan ini dapat membuat pompa tidak mampu mengangkat fluida ke permukaan.
4. Sesuaikan Dengan Kapasitas Listrik
Pompa sumur bor minyak bukan perangkat kecil—dayanya bisa mulai dari 5 HP hingga ratusan HP, terutama untuk ESP (Electric Submersible Pump).
Pastikan:
- Listrik mencukupi daya start & running
- Panel kontrol tersertifikasi
- Kabel submersible sesuai kedalaman
- Sistem proteksi lengkap
Jangan sampai listrik tidak kuat, karena dapat merusak motor pompa.
5. Tentukan Debit yang Diinginkan
Setiap lokasi sumur memiliki kebutuhan produksi yang berbeda.
Tentukan target debit:
- 50–120 BPD
- 200–600 BPD
- 800–1500 BPD
- 1500+ BPD (industri besar)
Debit akan menentukan spesifikasi impeller, motor, hingga material pompa. Semakin tepat pemilihan debit, semakin efisien hasil produksi.
Butuh Bantuan Memilih Pompa Submersible untuk Sumur Bor Minyak?
Jika Anda ingin konsultasi, rekomendasi produk, atau penawaran harga terbaik, Anda bisa langsung menghubungi kami.
📞 WA: 085 768 737 999
Kami siap membantu Anda menemukan pompa yang sesuai bukan hanya dari harga, tetapi dari keamanan, efisiensi, dan kebutuhan teknis sumur minyak Anda.
.gif)
.gif)